Senin, 08 Juni 2020

Cerita Rindu


Bener kata orang kalo rindu paling menyakitkan adalah rindu dengan mereka yang sudah tidak ada di dunia ini, kepergianmu menyadarkan bahwa memang rindu ini sesakit itu, saat aku merindukanmu aku hanya bisa menyelipkan namamu di dalam doa tanpa bisa bertemu dan memelukmu...

Ya aku sedang rindu, selalu rindu bahkan terus rindu dengan beliau alm. Bapakku yang sudah meninggalkan ku sejak tahun 2014 lalu. Bapak adalah seorang yang pemarah, disiplin dan keras, kira – kira seperti itulah gambaranku tentang beliau. Tapi semarah – marahnya beliau tidak pernah main tangan dan ngomong kasar yaa...

Aku adalah anak pertama dari 3 bersaudara, dua saudaraku juga perempuan, dengan karakter bapak yang sangat keras tentu saja aku dididik dengan sangat keras dan disiplin walaupun aku seorang perempuan. Aku harus selalu ikut aturannya tanpa bisa menyuarakan pendapat/keinginanku...

Aku sempat sangat marah pada waktu itu, tanpa pernah berpikir bahwa yang semua larangannya adalah caranya melindungiku dari semua hal yang buruk.

Ternyata saat ini setelah beliau telah pergi aku malah rindu apalagi dengan masa kecilku bersamanya yang selalu membekas, tentangnya yang selalu marah kalo aku blm mandi pas beliau pulang kerja, selalu marah kalo aku malas belajar dan nilaiku turun, selalu marah kalo aku main sama temen pulang pas adzan magrib, dll...

Tapi dibalik sifat pemarahnya bapakku adalah orang yang setia terbukti hingga akhir hayatnya bapakku belum pernah sekali pun membuat ibuku kecewa, bapak juga orang yang tepat janji apapun yang beliau janjikan ke kami tidak satupun ia ingkari, bapak juga hatinya lembut karena bapak cengeng banget cepet banget nangis cepet banget iba sama orang royal banget juga, bapak juga orang yang perhatian walau awalnya beliau yang suruh aku kuliah jauh di Jogja tapi ga satu hari pun dia lupa nelpon aku sampe satu hari bisa lebih dari tiga kali nelpon melebihi ibuku, hihihi...

Masih banyak banget tentang bapak yang ga bisa di deskripsiin, tentang rindu ini sekarang bapak akan terus ada dalam doaku bahkan sering menjadi topik utama perbincanganku dengan tuhan, rindu ini tak akan pernah tuntas pak hingga kita bertemu kembali nanti... ­Al-Fatihah 😇😍
ini foto sholat ied terakhir bapak yang selalu stay di dompet aku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar